Asma Pada Anak

Asma Pada AnakAsma merupakan suatu kondisi yang sangat kompleks dan membuat pusing penderita, orang tua, maupun petugas kesehatan. Serangan asma bisa terjadi sewaktu-waktu dan pada tingkat umur tidak bisa diperkirakan. Anak penderita asma mengalami gangguan aliran udara masuk dan keluar dari paru. Saluran yang dilalui udara pernapasan selalau merah dan terserang peradangan. Saluran napas sangat peka dan terangsang bila anak kena flu atau terserang virus lain dan saluran napas kontak dengan zat-zat yang merangsang timbulnya serangan asma.

Asma Pada Anak

Asma Pada Anak

Asma merupakan penyakit kornis yang sering ditemukan pada anak usia sekolah. Hingga penyakit asma sering menyebabkan anak bolos sekolah dan sering merupakan indikasi untuk masuk perawatan rumah sakit.

Penyakit asma pada anak tidak hanya mempengaruhi hidup keseharian anak tetapi juga berpengaruh pada setiap anggota keluarga. Dan buruknya, orang tua banyak mempercayai isu dan gosip yang berkembang mengenai asma di masyarakat. Penyakit asma pada anak perlu dipertimbangkan kehidupan kesehariannya.

Di Amerika, terdapat 5 juta anak belasan tahun yang menderita asma dan setahunnya sekitar 160.000 anak usia sekolah yang masuk perawatan rumah sakit karena asma. Di Amerika ditemukan 1 dari 13 anak sekolah menderita asma dan lebih tinggi pada anak usia taman bermain yang tinggal di perkotaan. Publikasi lain mengutarakan 5 % anak usia di bawah 15 tahun di Amerika menderita asma. Jumlah ini sama besar dengan sekitar 2-5 juta anak yang menderita asma di Amerika.

Pada usia anak-anak, asma menimpa anak laki-laki dalam jumlah dua kali lebih banyak dibanding dengan anak perempuan. Sekitar satu dari empat anak akan mengidap asma pada tahap tertentu dalam pertumbuhananya. Sekitar 50% anak-anak penderita asma yang ringan, akan membaik kondisinya dan sembuh dalam pertumbuhan mereka menjadi dewasa. Sisanya harus hidup bersama penyakit ini yang akan banyak mempengerauhi atau mengganggu pendidikan mereka.

Penyakit asma pada anak yang sudah terdeteksi lebih dini pada anak akan semakin untuk pengobatan dan penyembuhannya, sehingga serangan asma bisa dihindari dan dikendalikan.

Penyakit asma pada anak merupakan salah satu gejala klinis dari alergi. Atau juga jika salah satu atau kedua orangtua dan keluarga lain mengalami alergi, maka resiko anak mengalami alergi juga akan semakin besar. Asma pada anak yang orangtuanya menderita asma akan mempunyai resiko sebesar 25% untuk mempunyai asma, jika kedua orangtuanya mempunyai asma maka resiko meningkat menjadi 50%. Di dalam riwayat kesehatan keluarga, biasanya akan ditemukan penyakit asma pada anak dan juga bentuk lain seperti penyakit alergi semacam eksim, pilek alergi, atau alergi pada obat dan makanan tertentu.

Anak yang orangtuanya atau ibunya merokok selama kehamilan juga bisa mengalami asma. Anak yang tinggal di kota juga mempunyai potensi untuk mengalami asma, dan sangat penting sekali jika mereka berasal dari kelompok sosial yang rendah. Walaupun penyakit asma mempunyai pengaruh dengan presentase yang tinggi pada anak dengan kulit hitam dibandingkan oleh anak yang berkulit putih, namun faktor keturunan mempunyai peran yang besar dalam bakat untuk mencetuskan asma. Sedangkan anak yang mengalami dan terkena serangan alergen biasanya mempunyai konsentrasi yang tinggi pada debu, kecoa, dan pada usia dini mereka bisa saja menderita penyakit asma.

Gejala asma pada anak tidak melulu ditandai dengan sesak napas. Jika ada gejala batuk serta mengi yang muncul secara bertahap, dan cenderung terjadi lebih sering dan semakin hebat di malam hari, terjadi di musim dingin atau setelah melakukan aktivitas fisik yang berlebihan, maka bisa saja anak dicurigai menderita asma. Dan seringkali juga didasari dari riwayat asma dan juga alergi pada kesehatan keluarga. Anda harus membawa anak Anda ke dokter jika :

  1. Sering mengalami batuk yang terjadi di malam hari.
  2. Terdengar suara mengi saat anak sedang mengeluarkan napas
  3. Mengi akan terjadi dengan berulang
  4. Terbangun di malam hari akibat dari sesak napas
  5. Riwayat dari pasien dengan masalah eksim, asma, dan jenis penyakit lainnya di dalam keluarga.

Penyakit asma juga ditentukan berdasarkan dari derajat asmanya atau tingkat keparahan. Dan untuk menentukan tingkat keparahan penyakit asma ini sangat dibutuhkan untuk menentukan jenis pengobatan apa selanjutnya yang bisa dilakukan. Biasanya penyakit asma derajatnya dibagi menjadi 3, yakni adalah asma episodik ringan, asma episodik sedang, dan asma persisten. Asma pada anak biasanya lebih sering terbentuk sebagai asma peisodik dibandingkan asma persisten atau juga asma kronis. Penyakit asma bisa sembuh jika kita bisa mengendalikan penyakit asma agar tidak memunculkan suatu gejala, sekitar 80% asma pada anak tidak akan menimbulkan suatu gejala lagi jika mereka memasuki usia remaja, sayangnya 20% lagi akan terus berlanjut sampai dewasa.

Asma Pada Anak

Posted in Asma Pada Anak | Tagged , , , , , | Leave a comment

Terapi Asma Pada Anak

Terapi asma pada anak  – kemungkinan orang tua tidak menduga anaknya terkena penyakit Asma. Asma membuat anak menurunnya aktifitas dikarenakan penyakit kambuh dan membuat anak anda hanya beristirahat dirumah. Asma membuat kesibukan yang biasanya dia lakukana seperti sekolah, bermain, dan melakukan kegitan lainnya. Dan beberapa alasan yang dapat kita tanganin penyakit ini.

asmaa

asma pada anak

Gejala Asma pada Anak

Orang tua harus mewaspadai bila anak anda menghidap penyakit Asma. Biasanya penyakit keturunan dari lahir atau bawaan dari orang tua.terkadang muncul penyakit tersebut dari berusia 4tahun keatas. Anak yang didiagnosa dokter penyakit asma. Beberapa yang harus diketahui orang tua bila anak anda penghidap Asma dapat dilakukan dengan terapi asma pada anak yang sederhana:

  • Anak-anak kekurangan energi saat bermain
  • Tiba-tiba batuk, misalnya saat bermain, dan tertawa dan menangis
  • Rasa nyeri sakit di dada yang membuat tidak nyaman melakukan kegiatan
  • Saluran pernasapan yang mengeluarkan bunyi pluit dan mengi (seperti suara siulan)
  • Rasa tegang kencang di dada dan leher
  • Bernapas yang berulang-ulang dan terrasa pernapasan pendek

Penyakit asma yang terjadi kapan saja orang tua harus waspada dan lebih cekatan saat penyakit itu datang pada anak anda. Asma tidak dapat diobati dapatdicegah sehingga serqangan asma datang atau muncul. Adapun terapi asma pada anak :

  1. Perawatan cepat dengan menggunakan Inhaler

Anak yang menghidap penyakit asma biasanya dokter  memberikan obat khusus mencegah asma. Berupa Inhaler yang dapat meringankan saluran pernapasan kembali semula. Dapat dibawa kemana Saja dan orang tua harus pengingat obat yang harus dibawa dia.

  1. Penggunaan obat jangka panjang

Asma ayang terjadi pada anak dengan terapi asma pada anak perawatan yang panjang dengan obat Inhaler khusus. Obat Inhaler ini dapat bekerja panjang mencapai saluran paru-paru. Bentuk obat Inhaler khusus atau masker oksigen, ini dapat dilakukan dengan perawatan Inhaler bisa dilakukan dirumah saat anak bermain dan memudakan anak untuk memakainya secepat mungkin.

  1. Menghidari pemicu serangan pernapasan

Anak yang menderita asma karena alergi yang harus lebih diketahui orang tua untuk mencengahnya. Permicu asma biasanya terjadi pada bulu binatang(bulu kucing) debu, udara kotoran dan serbuk sari. Orang tua harus pandai memberitahu anak untuk terapi asma pada anak menjauhkan bahaya yang ada disekelilingnya agar tidak mengakibatkan asma tiba dengn mudah. Pencengahan bisa dilakukan dengan menanam berbagai macam tanaman dan rutin membersihkan benda-benda yang banyak debu.

  1. Pencegahan Asma pada Vaskin

selain terapi asma pada anak, ada juga pencegahannya Anak-anak yang alergi dengan bahaya tersebut bisa dilakukan dengan vaskin khusus mengatasi alergi. Vaskin dapat membuat kekebalan tubuh anak untuk terhindar dari bahaya alergi. Vaskin harus melakukan program khusus agar  sewaktu-waktu anak aman dalam bahaya alergi. Dokter biasanya memberiahukan ini agar tidak mudah terkena alergi pada asma.

  1. Makanan untuk anak penderita asma

Makanan yang dikonsumsi anak biasanya berpengaruh pada anak penghidap asma. Biasanya makanan yang anak konsumsi menimbulkan penyakit asma makin parah dengan cara terapi asma yang sederhana. Perawatan makanan yang mencegah terjadi asma pada anak. Berikut beberapaterapi yang dilakukan terapi pada anak dengan memakan buah-buahan yang mengdung pencegahan asma :

  • Apel – Memakan buah apel setiap hari dapat meringankan asma sewaktu-waktu datang. Flavonoid pada kandungan buah apel bisa mendukung saluran pernapasan secara alami.
  • Wortel – wortel yang mengandung zat beta karoten yang terbukti pada warna oranye pada wortel. Zar karoten yang mendukung bahan antioksidan yang bisa mengurangi peenderita penyakit asma dan kekebalan pada tubuh.
  • Alpukat – yang mengadung antioksidan, tubuh menjadi lebih baik baik dan sehat. Melonggarkan saluran pernapan pada asma.

Penganan asma pada anak dapat menggunakan dengan bahan- bahan herbal yang alami untuk pencegahan penyakit berat dan meringakan asma.

Beberapa bahan-bahan herbal untuk Terapi Asma yang dapat dilakukan dengan sendiri:

  • Jahe

Jahe adalah pengobatan alami yang dikenal oleh para medis, banyak kandungan didalam jahe. Khususnya lebih akurat pada panyakit asma yang melonggarkan pada saluran pernapasan.

Cara dengan merawat jahe yaitu, merebuh jahe hingga mendidih, uap yang dihirup pada jahe dapat meringankan saluran pernapasan dan air jahe dicampurkan dengan susu bisa meringakan batuk-batuk secara tiba-tiba.

Perawatan asma pada bawang putih adalah cara mudah, dan efektik dalam penanganan asma. Langkah pengobatannya dapat dilakukan dengan merebus 2 siung bawang putih dan minum air bawang putih yang sudah direbus. Keuntungannya agar melegakan penghidap asma.

  • Uap dengan minyak kayu putih

Biasanya saat asma tiba oleskan minyak kayu putih pada punggung dan dada manfaat untuk meringakan saluran penyempitan pada asma. Adapun cara yang efektif pada minyak kayu putih adalah rebus air hingga mendidih dan teteskan 2 minyak kayu putih. Hirup aroma pada uap yang telah dicampurkan minyak kayu putih dapat melegakan pernapasan pada anak.

  1. pada Madu

Madu asli terkenal sejak dahulu obat yang alami untuk penghidap penyakit asma. Komposisi yang ampuh biasanya mereka menggunakan untuk melegakan saluran pernapasan, meningkatkan daya tahan tubuh, dan menghilakan efek pada peradangan saluran pernapasan. Pada penghidap asma gunakan madu satu hingga tiga sendok makan dalam sehari. Dapat campurkan air dengan madu.

Langka penangan pada anak memang banyak berbagai macam cara. Selain itu untuk tidak memberikan makanan yang memperburuk pada asma seperti kacang, telur, dan semua jenis kerang. Perhatikan apa yang dilakukan anak agar memicu serangan asma padanya .Asma memang tidak bisa disembuhkan secara total dapat dilakukan dengan terapi asma pada anak kendalikan semaksimal mungkin agar asma tidak datang seumur hidupnya.

Posted in Asma Pada Anak | Leave a comment

Penyebab Asma Pada Anak

Penyebab Asma Pada Anak – Gangguan pernafasan tidak hanya dapat dialami oleh orang dewasa saja, namun anak anak bisa menderita penyakit asma juga. asma pada anak merupakan hal yang serius, karena bisa mengganggu pertumbuhan anak. asma pada anak bisa menyebabkan anak terganggu dengan aktifitas bermain dan juga belajar nya sehingga akan menyebabkan kondisi anak berbeda dari yang lain nya. asma pada anak sebaik nya diobati karena jika tidak maka asma pada anak bisa bertahan hingga anak tumbuh besar. Jika asma kambuh juga akan membuat anak merasa tidak nyaman akibat sesak nafas dan batuk yang di sebabkan oleh asma. asma akan menyebabkan anak susah tidur di malam hari dan juga menangis.

asma pada anak

asma pada anak

Penyebab Asma Pada Anak

Asma pada anak bisa di sebabkan oleh ada nya berbagai macam faktor, dari mulai di kandungan atau bisa juga disebabkan ketika anak di lahirkan. Sesak nafas yang di terjadi asma pada anak bisa di sebabkan oleh ada nya beberapa faktor. Dan berikut beberapa penyebab asma pada anak :

  • Kelahiran dini

Penyebab asma pada anak bisa terjadi akibat proses melahirkan yang terlalu awal. Jika melahirkan pada saat sebelum waktu yang di tentukan maka akan menyebabkan organ di dalam tubuh janin belum tumbuh dengan sempurna sehingga bisa menjadi penyebab asma pada anak ketika di lahirkan.

  • Asap rokok

Asap rokok bisa menjadi penyebab asma pada anak, asap rokok yang di gunakan secara langsung pada saat hamil atau sering menghirup asap rokok di tempat umum atau di rumah juga bisa menjadi penyebab asma pada anak. jika anak telah lahir dan sering berada lingkungan yang banyak asap rokok juga akan menyebabkan asma pada anak juga.

  • Infeksi paru paru

Virus bisa menyebabkan infeksi paru paru, dan jika terjadi pada anak maka dapat menjadi penyebab asma pada anak juga. oleh sebab itu lakukan pemeriksaan dengan rutin agar kondisi infeksi paru paru bisa di ketahui dengan cepat. selain itu juga bisa meningkatkan daya tahan tubuh anak sehingga tidak akan menyebabkan infeksi paru paru.

  • Penyakit

Penyebab asma pada anak bisa di sebabkan oleh ada nya penyakit seperti eksim dan penyakit gatal, karena hal tersebut tidak hanya menjadi gangguan kesehatan saja jika telah para bisa menjadi penyebab asma pada anak.

  • Merokok saat hamil

Merokok pada saat hamil bisa menjadi penyebab asma pada anak, karena janin yang ada di dalam kandungan akan mendapatkan zat yang berbahaya juga dari rokok.

Gejala Asma Pada Anak

Anak anak yang menderita asma juga akan menunjukan gejala gejala asma yang akan dialami. asma pada anak akan menyebabkan anak anak sulit berbicara dengan baik pada saat kambuh nya asma pada anak. asma pada anak juga akan menyebabkan anak sering terbatuk batuk, batuk yang dialami oleh penderita asma pada anak bisa bertahan lama. Penderita asma pada anak juga akan menyebabkan anak akan mudah lemas dan juga lelah, sehingga anak anak akan terganggu oleh ada nya gejala asma. nafas yang lebih cepat juga akan terjadi, sehingga bisa mudah di ketahui dengan memperhatikan pola bernafas anak. sehingga nafas yang tidak beraturan akan menyebabkan anak berbicara tidak lancar atau pun terbata bata. Anak yang menderita asma akan menyebabkan anak tidak ceria.

Cara Mengobati Asma Pada Anak

Asma pada anak sebaik nya diobati sehingga tidak mengganggu aktifitas anak maupun perkembangan anak. untuk mengobati asma pada anak sebaik nya menggunakan cara yang herbal, agar anak anak tidak mendapatkan efek buruk yang akan terjadi dari bahan kimia. Jika ingin mengobati asma pada anak maka bisa menggunakan bahan seperti berikut ini :

  • Jahe

Obat asma pada anak yang alami bisa dengan menggunakan jahe, jahe di rebus dan air nya di berikan pada anak dengan teratur bisa membantu menyembuhkan asma pada anak.

  • Madu

Madu juga bisa mengatasi asma pada anak, oleh sebab itu jika anak menderita asma maka sebaik nya sering berikan madu setiap hari nya untuk menyembuhkan asma dan juga menjaga kondisi kesehatan lain nya juga.

Pencegaha Asma Pada Anak

Asma pada anak sebaik nya di cegah dari mulai masa kehamilan, karena di usia yang sangat muda akan sangat memprihatinkan jika telah memiliki penyakit saluran pernasafasan. Jika ingin mencegah asma pada anak di dalam masa kehamilan bisa dengan menghindari rokok dan juga asap rokok, karena rokok sangat berbahaya terlebih jika terhirup oleh wanita hamil. Selain rokok penggunaan obat obatan pun tanpa anjuran dokter sebaik nya tidak di gunakan.

Jaga asupan makanan anak atau pada saat hamil sehingga pertumbuhan saluran pernafasan bisa dengan baik. minum banyak air putih bisa mencegah asma pada anak juga, dan menjaga kebersihan rumah agar anak tidak terserang alergi dan juga infeksi. Pada saat hamil dan juga anak masih bayi maka sebaik nya tidak terlalu dekat dengan hewan karena bisa terinfeksi virus dan bulu hewan yang masuk ke saluran pernafasan akan membahayakan. Menajuhi polusi udara atau bisa dengan melindungi saluran pernafasan pada saat di tempat umum.

 Penyebab Asma Pada Anak

Posted in Asma Pada Anak | Tagged , , , , | Leave a comment

Obat Asma Pada Anak

Obat Asma Pada Anak – Penyakit asma tidak hanya bisa dialami oleh orang dewasa saja, tetapi anak anak juga bisa menderita asma. asam pada anak bisa dialami jika anak memiliki gangguan atau masalah pada saluran pernafasan yang di miliki oleh anak. penyakit asma pada anak bisa disebabkan oleh pengaruh orang tua yang memiliki penyakit asma juga. selain itu asma pada anak juga bisa disebabkan oleh anak yang di lahirkan sebelum pada bulan lahir yang telah di tentukan oleh dokter, atau mengalami kelahiran prematur, karena jika di lahirkan sebelum waktu nya memiliki kemungkinan saluran pernafasan nya belum tumbuh dengan sempurna namun bayi sudah di lahirkan, sehingga fungsi nya tidak berjalan dengan baik.

Asma Pada Anak-Anak

Asma Pada Anak-Anak

Penyebab Asma Pada Anak

Anak yang memiliki penyakit asma pada anak selain di sebabkan oleh ada nya faktor keturunan, juga bisa bisa disebabkan oleh ada nya faktor lain. Ada beberapa jenis penyebab asma pada anak yang bisa terjadi, dan berikut beberapa penyebab nya :

  • Alergi
  • Obat obatan
  • Infeksi
  • Cuaca
  • Olahraga
  • Lingkungan

Gejala Asma Pada Anak

Anak yang memiliki penyakit asma maka biasa nya ketika asma pada anak sedang kambuh bisa menyebabkan anak sesak nafas, dan kesulitan untuk bernafas dengan baik. terlebih jika asma pada anak kambuh pada saat malam hari, maka bisa menyebabkan anak sulit untuk tidur karena merasa tidak nyaman dengan kambuh nya asma. selain itu juga jika asma pada anak kambuh, anak anak juga akan lebih sering batuk batuk dan juga bisa mengeluh sakit pada bagian dada. Juga anak yang menderita asma bisa menyebabkan mengeluarkan bunyi pada saat bernafas.

Obat Asma Pada Anak

Anak yang menderita asma sebaik nya segera diobati dengan baik, karena jika anak menderita asma terlalu lama akan menyebabkan tubuh kembang anak akan terganggu. Karena penyakit asma pada anak juga sering kambuh, oleh sebab itu akan mengganggu aktifitas anak seperti hal nya bermain dan juga belajar. Oleh sebab itu untuk menyembuhkan penyakit asma pada anak, maka sebaik nya menggunakan obat penyakit asma pada anak sehingga anak segera sembuh dari penyakit asma, dan berikut obat yang bisa di gunakan :

  • Madu

Salah satu cara mengatasi penyakit asma pada anak dengan menggunakan madu. Karena madu juga salah satu obat asma pada anak, karena madu yang manis pasti tidak akan sulit untuk di berikan ke anak. sebaik nya madu di berikan pada anak setiap hari walaupun penyakit asma pada anak telah sembuh. karena madu juga sumber vitamin yang baik untuk menjaga imun anak tetap baik.

  • Bunga kenanga

Obat asma pada anak juga bisa di buat sendiri di rumah dari bahan bunga kenanga. Bunga kenanga yang kering bisa membantu menyembuhkan asma pada anak. oleh karena itu jika anak memiliki sakit asma maka berikan obat asma pada anak dari air rebusan bunga kenanga sehingga anak akan segera sembuh. bunga kenanga tidak pahit, namun jika sulit untuk di minum oleh anak maka air rebusan dari bunga kenanga bisa dicampurkan dengan madu.

  • Kunyit

Selain bunga, rempah yang mudah untuk di temukan di dapur juga bisa di gunakan untuk membuat obat asma pada anak. anak yang sedang terserang asma bisa di buatkan obat alami asam dari kunyit. membuat obat asma pada anak dari kunyit pun juga cepat, karena hanya perlu menghaluskan kunyit dan di rebus. Ketika dingin bisa dicampurkan madu lalu di berikan ke anak untuk di minum.

  • Kencur

Kencur merupakan salah satu obat asma pada anak juga, obat alami asma dari kencur cukup ampuh untuk mengatasi asma pada anak. oleh sebab itu jika serangan asma pada anak sedang kambuh maka air kencur bisa di berikan pada anak.

  • Jahe

Jika anak terserang asma, maka hal yang perlu di lakukan tetaplah tenang dan membuat obat asma pada anak dari jahe yang pasti nya di miliki di dapur. Anak yang sedang asma di berikan air jahe bisa membaik.

Cara Mencegah Asma Pada Anak

Penyakit asma pada anak bisa di cegah jika penyakit asma bukan dipengaruhi oleh faktor genetik. Untuk mencegah penyakit asma pada anak cukup mudah di lakukan, sebaik nya anak di berikan makanan yang sehat, yang tinggi kandungan gizi dan juga vitamin nya, seperti lebih banyak sayur dan juga buah agar daya tahan tubuh anak lebih kuat terhadap serangan virus.

Selain itu juga pencegahan penyakit asma pada anak bisa dengan menjaga kebersihan lingkungan dan tubuh anak dengan baik, karena anak anak belum mengerti kebersihan dengan baik untuk itu peran orang tua harus memberi arahan sehingga anak bisa menjaga kebersihan mainan dan juga diri nya sendiri. banyak debu dan bakteri di mainan anak, sehingga jika menempel dan terhirup oleh anak atau di masukan ke mulut akan menyebabkan anak sakit asma. selain itu jaga kebersihan kamar anak seperti kasur dan juga karpet yang bisa banyak debu. selain itu juga sebaik nya jika tidak ingin memiliki asma pada anak tidak memelihara hewan yang memiliki banyak bulu, karena hal itu bisa menyebabkan alergi dan menjadi penyebab asma pada anak.

Obat Asma Pada Anak

Posted in Asma Pada Anak | Tagged , , , , , | Leave a comment

Penyakit Asma Pada Anak

Penyakit asma pada anak – penyakit asma pada anak . Penyakit asma pada anak ini sangat berbahaya sekali. Penyakit asma adalah penyakit yang diakibatkan karena adanya peradangan pada saluran pernapasan. Penyakit asma ini bisa dialami oleh siapa saja, dan tidak di tentukan oleh umur sekalipun. Penyakit ini bisa mengakibatkan penyakit asma kronis dan akut, jika tidak segera ditangani dengan cepat. Penyakit ini juga bisa disebabkan karena adanya kerturunan atau faktor genetik yang dalam keluarga memiliki penyakit ini. Biasanya pada penyakit ini, yang di sebabkan karena danya faktor genetik atau faktor keturunan, susah untuk disembuhkan atau susah untuk diobati.

Penyakit asma ini bisa seringkali terjadi kapan saja dan dimana saja. Biasanya penyakit ini, terjadi beraktifitas dengan padat dan melakukan aktifitas yang sangat berat. Dan penyakit ini akan kambuh karena adanya beberapa faktor. Salah satu faktornya adalah karena adanya debu yang bersarang yang tidak sengaja terhirup, oleh penderita penyakit asma ini. Penyakit asma pada anak dapat di obati dengan berbagai macam cara. Ada yang menggunakan cara tradisional dan ada juga dengan menggunakan cara tenaga ahli medis.

asma

Jika Anda ingin melakukan penyembuhan penyakit asma pada anak kecil dengan menggunakan obat asma tradisional, alami, bahkan herbal. Itu sangat  mudah untuk di lakukan. Salah satu obat alami yang di gunakan adalah kencur. Kencur ini sangat mudah sekali untuk ditemukan dan memilki harga yang cukup murah. Jika Anda ingin membeli kencur, Anda bisa mendapatkannya di tempat tempat yang tradisional, yaitu tempat seperti pasar.

Dan jika Anda ingin melakukan pengobatan penyakit asma pada anak dengan menggunakan tenaga ahli medis ini, juga bisa. Tetapi dalam menggunakan tenaga ahli medis ini, harus memiliki biaya yang cukup mahal, dibandingkan dengan menggunakan tanaman herbal. Dan selain itu, Anda juga bisa mencegah penyakit ini, dengan mengkonsumsi makanan yang sehat dan bergizi. Makanan yang sehat dan bergizi adalah makana yang di dalamnya terkandung empat sehat lima sempurna. Yang berisi seperti karbohidrat, protein, vitamin, serta serat, dan Anda juga harus bisa menjaga kesehatan dan kebersihan dengan baik.

Penyebab penyakit asma pada anak 

Selain dengan pernyataan yang diatas, ada beberapa penyebab penyakit asma pada anak . Penyebabnya adalah :

  • Adanya kuman atau bakteri pada saluran pernapasan

Salah satu penyebab penyakit asma pada anak adalah dapat di sebabkan karena adanya kuman atau bakteri yang bersarang di dalam saluran pernapasan. Kuman atau bakteri yang sering muncul atau bersarang adalah bakteri moraxella catarrhalis yang sangat banyak di saluran pernapasan. Maka dari itu biasakan Anda untuk selalu membersihkan tempat tempat yang berdebu, agar anak Anda tidak mudah terserang penyakit asma. Yang penyakit ini sangat berbahaya bagi tubuh dan badan. Dan cara lain yang di gunakan adalah dengan memakan makanan yang bergizi.

  • Disebabkan karena adanya perlunakan pada trakea

Salah satu penyebab penyakit asma pada anak adalah karena adanya perlunakan pada trakea. Hal ini bisa mengakibatkan batuk yang sangat parah dan fatal, serta berkepanjangan. Dan juga bisa disebabkan karena adanya infeksi pada saluran trakea. Maka dari itu, Anda harus bisa menjaga kesehatan dan kebersihan anak Anda dengan baik dan benar, agar terhindar dari penyakit asma, yang penyakit ini sangat berbahaya dan sangat merugikan Anda dan anak Anda. Dan cara lain, juga bisa dilakukan dengan mengkonsumsi makanan yang sehat dan makanan yang bergizi.

  • Bisa disebabkan karena batuk pertusis

Salah satu penyebab penyakit asma pada anak adalah dapat menyebabkan batuk pertusisi. Batuk pertusis ini adalah batuk yang sangat parah dan fatal yang dapat mengakibatkan batuk berkepanjangan. Dan dalam penyakit ini, bisa mengakibatkan muntah muntah dan mual. Maka dari itu, Anda dan anak Anda harus bisa menjaga kesehatan dan kebersihan dengan baik, agar tidak mudah terserang dari penyakit asma. Yang penyakit ini sangat merugikan dan sangat berbahaya untuk diri Anda sendiri serta anak. Dan penyakit ini bisa dicegah dengan cara memakan makanan yang mengandung empat sehat dan lima sempurna.

 

  • Disebabkan karena adanya inflamasi pada saluran pernapasan yang kronis

Salah satu penyebab penyakit asma pada anak adalah karena adanya inflamasi pada saluran pernapasan yang kronis. Penyebab ini sangat membahayakan anak Anda yang memiliki penyakit asma. Oleh sebab itu, Anda harus bisa menjaga kesehatan anak Anda dengan baik dan benar, agar terhindar dari penyakit asma, yang penyakit ini, sangat merugikan dan sangat berbahaya. Cara lainnya adalah Anda juga harus menyuruh dengan memakan makanan yang mengandung  karbohidrat, protein, serat, dan vitamin. Yang makanan ini juga bisa disebut dengan makanan empat sehat lima sempurna.

  • Disebabkan dengan batuk secara terus menerus

Salah satu penyebab penyakit asma pada anak adalah karena seringnya batuk dengan terus menerus, dan tidak sembuh sembuh. Biasanya penyebab ini sering terjadi pada anak yang mengalami penyakit asma. Penyakit asma ini sangat berbahaya dan sangat merugikan anak Anda. Oleh sebab itu, Anda harus bisa menjaga kesehatan dan kebersihan anak Anda, agar terhindar dari penyakit ini. Dan cara lain yang di gunakan adalah dengan memberikan asupan yang sehat dan bergizi, yang mengandung empat sehat dan lima sempurna.

 

Posted in Asma Pada Anak | Tagged , , , , | Leave a comment

Penyakit Asma Pada Anak Kecil

penyakit asma pada anak kecil – asma adalah suatu penyebab yang paling umum yaitu prenyakit yang ada pada saluran napas peradangan kronis atau secara berulang dan salah satu penyebab utama pada batuk. Jika sering terjadi dan telah berlangsung cukup lama, serangan asma akan mengakibatkan paru-paru basah dan perubahan bentuk rongga dada (toraks). Umumnya serangan asma pada usia dini lebih ringan dibandingkan dengan serangan asma pada usia dewasa. Biasanya, serangan asma pada usia dewasa lebih berat dan menetap, sehingga penderita tidak dapat melakukan kegiatan sehari-hari dan tidak produktif. Akibatnya, kualitas hidup penderita menurun.

Apalagi jika penyakit asma pada anak kecil itu akan mengakibatkan sang anak merasa kasian dan akan mengganggu aktifitas sang anak. Karena asma merupakan peradangan kronis yang terjadi pada sekitar saluran pernapasan yang sering sekali ditandai dengan gejala gejala yang beraneka ragam, Oleh sebab itu kita harus mengatasi penyakit asma pada anak kecil.

Asma Pada Anak Kecil

Asma Pada Anak Kecil

Gejala Umum Penyakit Asma pada Anak Kecil diantara nya adalah :

  • Terjadi batuk-batuk pada sang anak secara terus menerus.
  • Suara sang anak terdengar sengau atau terjadi siulan pada saat bernapas.
  • Sang anak biasanya mengalami napas pendek.
  • Terjadinya pengetatan pada otot dada.

Gejala lainnya yang biasanya terjadi pada Penyakit Asma pada Anak Kecil diantaranya adalah :

  • Sulitnya tidur karena terjadinya napas yang pendek, terjadi batuk dan napas yang sengau.
  • Biasanya batuk atau sengau akan memburuk ketika terserang virus pernapasan, seperti pada gejala pilek disertai flu
  • Terjadinya penundaan untuk penyembuhan atau mengalami bronchitis setelah terjadinya suatu infeksi pada saluran pernapasan.
  • Sering merasa kelelahan atau bermasalah pada pernapasan yang terjadi ketika saat bermain atau ketika sedang olahraga.

Suatu tanda dan gejala asma yang terjadi pada anak kecil yang menderita asma berbeda-beda dan dapat terjadi memburuk atau membaik. Dan ketika terjadi nya suara sengau adalah yang paling dihubungkan dengan penyakit asma tersebut. Karena tidak semua anak dengan asma bersuara sengau. Dan sang anak biasanya hanya memiliki satu tanda atau gejala seperti gejala batuk yang tidak hilang atau terjadinya penyumbatan pada dada anak.

Penyebab terjadinya Penyakit Asma pada Anak Kecil diantara nya adalah :

Karena pemicu asma biasanya berbeda pada setiap anak antara lain :

  • Adanya infeksi atau virus seperti flu atau pilek
  • Terjadinya alergen seperti alergi pada debu, bulu hewan, serbuk sari atau adanya jamur.
  • Adanya asap tembakau atau polusi terhadap lingkungan lain.
  • Melakukan olahraga.
  • Adanya suatu perubahan udara atau pada udara dingin biasanya.

Kondisi yang sering berhubungan dengan penyakit asma pada anak kecil diantara nya adalah :

  • Terjadinya hidung yang basah dan sesak yang sangat kronis (rhinitis)
  • Adanya peradangan sinus ( sinusitis )
  • Rasa panas yang sering terjadi di dalam perut (gastroesophageal reflux disease)

Penyebab lainnya yang terjadi karena adanya faktor lingkungan yang dapat meningkatkan peluang penyakit asma pada anak kecil diantara nya adalah :

  • Terjadinya reaksi alergi sebelumnya, termasuk pada reaksi kulit, alergi makanan atau alergi rhinitis.
  • Terkena nya asam tembakau pada sang anak ( asap rokok )
  • Tinggal di suatu lingkungan atau kota besar dengan suatu peningkatan terkena polusi pada udara.
  • Adanya catatan keluarga yang dengan adanya penyakit asma, alergi rhinitis, atau eksim.
  • Mempunyai berat badan yang rendah disaat ketika lahir pada sang anak tersebut.
  • Adanya suatu penyakit obesitas (kegemukan)

Upaya pencegahan Penyakit Asma pada Anak Kecil diantara nya :

Hindari adanya suatu pemicu

Seharusnya sebanyak mungkin hindari alergi dan iritan yang dokter anda identifikasi sebagai pemicu utama asma anda pada sang anak.

Terapkan larangan merokok disekitar lingkungan anak anda

Karena terkena asap tembakau saat bayi adalah suatu resiko yang paling besar terjadinya suatu penyakit asma pada anak anda, dan seperti halnya pemicu umum pada serangan serangan penyakit asma.

Doronglah anak anda untuk berkegiatan aktif

Sepanjang penyakit asma pada anak anda hendaknya anda dapat mengontrol anak anda dengan baik, aktifitas fisik yang sangat rutin yang dilakukan anak anda karena hal ini bertujuan untuk dapat membuat kondisi paru-paru pada anak anda bekerja dengan baik dan akan lebih mudah efisien. Hal ini merupakan upaya penyembuhan penyakit asma pada anak kecil.

Memiliki perencanaan

Hendaknya melakukan kerjasama dengan dokter anda guna untuk dapat mengembangkan perencanaan terhadap asma yang di derita anak anda dan untuk memastikan semua penjaga pada anak anda seperti care center, guru pelatih, dan orang tua teman anak anda yang memiliki salinannya. Cara ini merupakan penanganan perencanaan pada penyakit asma pada anak kecil. Dan beberapa rencana menggunakan peak flow meter yang dapat mendektesi penurunan fungsi pada paru-paru sebelum anak anda merasa berbagai gejala apapun.

Posted in Asma Pada Anak | Tagged , , , | Leave a comment

Penyebab Penyakit Asma Pada Anak

Penyebab Penyakit Asma Pada Anak – Kita perlu memikirkan sejenak saat paru-paru bekerja seperti seharunya. Dua buah kantung mirip spons yang terletak di rongga dada ini melakukan pekerjaannya secara efisien dan otomatis, kemudian mengambil cukup udara segar yang dipenuhi oleh oksigen untuk memungkinkan sel-sel bekerja , sehingga tubuh kita melakukan apa yang bisa kita inginkan dan perlu kita lakukan serta mengeluarkan karbon dioksida, hasil alami metabolisme yang perlu dipindahkan.

Penyebab Penyakit Asma Pada Anak

Penyebab Penyakit Asma Pada Anak

Pada anak-anak yang menderita penyakit asma atau yang disebut dengan anak-anak asmatik, serangkaian aktivitas yang rumit dan berbelit-belit ini menurun, mengakibatkan udara sulit masuk ke dalam paru-paru. Saat bereaksi berlebihan, saluran udara yang meradang akan menyempit. Aliran udara yang berkurang dan gejala-gejala lain yang mulai muncul. Penyebab penyakit asma pada anak salah satunya disebabkan karena sistem imunitas anak.

Anda mungkin akan bertanya apa kaitan yang sistem kekebalan tubuh anak dengan penyebab penyakit asma pada anak. Kekebalan biasanya dianggap sesuatu yang baik dan seperti itulah sistem kekebalan tubuh yang merespons kita terkena tubuh infeksi bakteri, terpotong atau memar, atau virus. Saat bakteri misalnya menyerang sistem kekebalan tubuh yang akan bekerja dengan cepat, mengenali penyerangnya sebagai pembuat masalah serta bisa melepaskan antibody untuk menghancurkan bakteri dan virus yang menganggu serta membuat kondisi Anda kembali normal. Sebagai pembela tubuh yang utama, sistem ekebalan tubuh akan merespons setiap ancaman yang akan mengerahkan sumber-sumber daya tubuh.

Dalam penyebab penyakit asma pada anak, biasanya sistem ini bekerja sangay baik dalam memicu penyebab penyakit asma pada anak atau antigen misalnya seperti serbuk, kutu kucing, makanan yang tertentu dan tungau debu yang bisa berasa menjadi tidak menyenangkan, namun tidak segera menimbulkan bahaya. Bukannya menyapu keluar kutu atau serbuk dengan bersin, sistem kekebalan tubuh justru bekerja semakin cepat, dengan mengerahkan tubuh untuk melepas anibodi spesifik pembasmi antifen dan mencetuskan serangan penyakit asma.

Sistem kekebalan tubuh sangat rumot dan kompleks. Namun, prosesnya yang menimbulkan gejala penyakit asma sebaiknya Anda pahami, sehingga Anda bisa memahami kondisi anak Anda secara lebih baik, mengapa sistem kekebalan tubuhnya berekasi secara berlebihan dan bagaimana penngobatan asma yang efektif ini bisa menghentikan prosesnya yang merusak.

Penyakit asma pada anak mepunyai beberapa aspek yang khusus dan biasanya berhubungan dengan proses perkembangan anak, baik dari masa mereka bayi, balita, sampai anak besar. Peran dari atopi pada penyebab penyakit asma pada anak sengat memberikan pengaruh yang besar dan merupakan sutu hal yang penting dan harus dipertimbangkan dengan baik untuk membantu mendiagnosis dan melakukan upaya penanganannya. Mekanisme sensitisasi yang diberikan pada penyebab alergi serta dari perkembangan pada penyakit alergi juga bisa memberikan peluang untuk melakukan upaya ppenanganan penyakit asma pada anak.

Dan sebagian besar dari gejala penyebab penyakit asma pada anak biasanya akan muncul sebelum usia mereka menginjak usia 6 tahun dan kebanyakan gejala awal yang terjadi adalah disaat mereka berusia masih bayi dengan gejala seperti mengi yang berulang atau juga tanpa adanya batuk yang masih berhubungan dengan terjadinya infeksi akibat virus. Hubungan antara mengi semasa mereka bayi dengan adanya kejadian asma pada masa kehidupan mereka seterusnya sudah banyak dibahas. Infeksi virus yang terjadi semasa bayi akan menimbulkan suatu masalah bronkiolitis dengan gejala mengi yang paling utama disebabkan oleh virus sinsitial respiratori, virus parainfluenza, dan juga adenovirus.

Kecenderungan dari bayi yang mengalami mengi untuk mengalami resiko asma sangat ditentukan dari faktor keturunan atopi. Dan sebagian besar dari bayi tersebut jelas mempunyai suatu riwayat pada keluarga  atopi yang bisa menunjukkan positivitas dari IgE anti-RSV serum, dibandingkan oleh bayi dengan mengi yang tidak menjadi asma.

Pencegahan penyebab penyakit asma pada anak secara dini dilakkan mencakup dari pencegahan dini sensitisasi pada alergen semenjak masa fetus, pencegahan dari gejala asma bronkial pada pasien penyakit atopi yang belum menhalami asma, serta juga pencegahan pada serangan dan eksaserbasi pada asma.

Mengontrol lingkungan merupakan salah satu hal yang bisa dilakukan sebagai bentuk pencegahan untuk membantu menghindari dari pajanan alergen dan juga polutan, baik dengan cara mencegah sensitisasi atau juga penginderaan pencetus. Para peneliti biasanya menyatakan bahwa alergen yang utamalah yang harus dihindari yakni adalah tungau. Tungau debu rumah, kecoak, dan juga bulu dari hewan peliharaan seperti kucing, spora jamur, dan juga serbuk sari bunga. Polutan yang harus dihindari adalah seperti asap tembakau sehingga sangat dilaran untuk merokok di dalam rumah. Polutan yang sangat diidentifikasian yang berhubungan dengan ekaserbasi asma adalah seperti asap kendaraan, kayu bakar, dan juga ozon.

Penyebab Penyakit Asma Pada Anak

 

Posted in Asma Pada Anak | Tagged , , , , , , , | Leave a comment

Asma Pada Anak-Anak

Ketika mengetahui anak kita menderita asma, sebaiknya kita memberitahukan keadaanya pada pihak sekolah, ataupun tempat dia melakukan kegiatan lain diluar sekolah. Sebagai orangtua, janganlah merasa malu untuk memberitahukan hal tersebut. Asma pada anak-anak bukan penyakit yang memalukan dan bukan pula penyakit menular. Hal ini sangat penting untuk keselamatan anak-anak. Asma itu dapat terjadi dan dating secara tiba-tiba, dan orang-orang disekitar anak kita sebaiknya mengetahui bagaimana mengatasi serangan yang terjadi, ataupun bagaimana menghbungi dokter atau rumah sakit yang dapat menolong anak dari serangan itu. Anda dapat memberikan catatan sebagai panduan kepada guru kelas, ataupun guru les ke anak Anda, bagaimana tindakan yang harus dilakukan ketika asma dating menyerang.

Asma Pada Anak-Anak

Asma Pada Anak-Anak

Dalam menangani asma pada anak-anak, kebanyakan tidak optimal, baik dalam diagnosa, penanganannya maupun tindakan pencegahannya. Banyak terjadi penyakit tidak terdiagnosa dengan segera ataupun salah diagnosa. Ada dokter yang mendiagnosa sebagai penyakit paru-paru, TBC , atau sebagai batuk biasa yang tidak perlu dikhawatirkan karena yang menonjol hanya gejala batuknya saja. Padahal telah terjadi asma dan penyakit it uterus berlanjut.

Sebagai orangtua sebaiknya selalu memperhatikan keadaan dan kesehatan anak, dan faktor-faktor yang dicurigai menjadi pencetus penyakit asma pada anak-anak. Asma memang sebuah penyakit yang misterius, baik terjadinya maupun tingkat kambuhannya. Kita dapat bekerja sama dengan dokter untuk menginformasikan gejala-gejala yang sering terjadi pada anak untuk membantu diagnosa dan pengobatan yang tepat. Banyak terjadi pada penderita asma baru ke dokter atau kerumah sakit setelah mengalami sesak nafas , dan asma berada dalam tingkatt lanjut, akhirnya penanganannya pun akan lebih komplek dan biaya yang timbul pun menjadi tidak sedikit lagi. Dengan rutin dan terattur mengontrol asma yang dideritanya, pencegahan dari kambuhan asma yang sering terjadi dapat dilakukan dan biaya pengobatan pun akan terkendali.

 

Asma terjadi dalam tiga derajat yakni, ringan, sedang, maupun berat. Kelainan asma pada anak-anak ringan tidak berbahaya bagi kesehatan dan dapat sembuh secara spontan. Namun, kelainan ini sangat mengganggu aktivitas akibat rasa sesak yang ditimbulkannya. Sementara itu, asma derajat sedang dan berat umumnya memerlukan terapi jangka panjang, bahkan mungkin menjalani rawat inap.

Penyakit asma pada anak-anak diturunkan secara genetic dari prangtua yang menderita asma. Keluhan asma dapat dipicu oleh aktivitas fisik atau olahraga yang melelahkan, hawa dingin, ataupun penyakit influenza. Penyakit asma umumnya dittandai dengan suara mengi yang khas saat menarik maupun mengeluarkan napas. Penyakit ini banyak dijumpai pada anak yang memiliki riawayat alergi terhadap bahan makanan tertentu, seperti seafood, susu, telur, maupun alergi terhadap hawa dingin, dan obat-obatan tertentu.

Asma yang tidak ditangani dengan baik akan mengganggu aktivitqs anak sehari-hari. Tingkat kambuhannya pun akan lebih sering terjadi sehingga dapat mengganggu aktivitas anak, mengganggu sekolah anak, mengganggu prestasi anak dan dapat pula mengganggu kualitas hidup anak, bahkan mengganggi keuangan keluarga karena harus serting ke dokter dan membayar biaya pengobatan yang tidak sedikit. Asma pada anak dapat dicegah dan dikurangin tingkat kambuhannya dengan mengoptimalkan tumbuh kembang anak serta mengontrol asma itu secara teratur. Dengan demikian asmanya dapat dikendalikan dengan baik, pasien dapat mengatur dan mengontrol tubuhnya dengan baik pula. Memastikan anak Anda dalam kondisi lingkungan yang sehat juga merupakann salah satu hal penting untuk menangani masalah ini.

Faktor resiko asma pada anak-anak hingga saat ini masih belum jelas. Namun ada faktor kombinasi antara faktor genetik atau keturunan dan juga faktor lingkungan yang bisa menjadi pemicu dari terjadinya asma. Anak dengan riwayat keluarga yang mempunyai asma akan mempunyai resiko anak untuk mengalami asma juga. Beberapa faktor lingkungan yang lain yang bisa meningkatkan resiko dari anak mengalami asma adalah :

  1. Terkena asap tembakau misalnya adalah rokok
  2. Reaksi dari penyakit alergi seperti reaksi kulit, alergi makanan dan juga alergi rhinitis
  3. Tinggal di lingkungan yang polusi udaranya tinggi, misalnya adalah kota.
  4. Catatan pada keluarga dengan riwayat asma, alergi rhinitis, gatal-gatal serta eksim
  5. Berat badan yang rendah saat lahir
  6. Masalah obesitas atau kegemukan.

Pencegahan yang dilakukan asma pada anak adalah salah satunya dengan menghindari dari pemicu asma. Misalnya adalah alergen dan juga iritan yang dokter kira sebagai pemicu dari penyakit asma. Jangan merokok disekitar anak-anak Anda, doronglah anak untuk lebih aktif. Jika anak Anda mengalami masalah asma maka kontrollah penyakit asma dengan baik, melakukan aktivitas yang rutin yang bisa membantu membuat kondisi pada paru-paru bisa bekerja dengan lebih efisien. Selain itu rencanakan untuk pengobatan pada penyakit asma pada anak.

Itulah informasi mengenai penyakit asma pada anak, semoga berguna untuk Anda semua.

Asma Pada Anak-Anak

Posted in Asma Pada Anak | Tagged , , , , , , , | Leave a comment

Asma Pada Anak Balita

Asma Pada Anak BalitaPenyakit asma kerap dijumpai pada anak balita. Namun, gambaran klinis asma pada anak dan balita sangat bervariasi. Intenstias dan berat ringannya serangan dapat berubah-ubah setiap waktu sehingga terkadang sulit mendiagnosanya. Bahkan dapat salah mendiagnosa. Akibatnya, upaya pengobatan pun menjadi tidak maksimal.

Gejala umum ditandai sesak napas dan mengi (napas yang berbunyi). Anak yang patut diduga asma biasanya mengalami batuk dan mengi yang muncul secara periodik, cenderung berlangsung pada malam atau dini hari, musiman atau setelah beraktivitas yang melelahkan. Anak dengan riwayat asma dan atopi pada keluarga juga potensial mengalami asma.

Asma Pada Anak Balita

Asma Pada Anak Balita

Ketika asma berlangsung, jaringan tubuh mengalami perubahan. Yakni pengecilan diameter jalan napas, perubahan respons otot saluran napas, gangguan pernafasan otonom dalam mengatur otot polos saluran napas dan kerusakan sel epitel mukosa saluran napas.

Faktor-faktor yang mencetuskan penyakit asma pada anak balita terdiri atas :

1. Terganggunya emosi. Hal ini membuat penyempitan saluran napas

2. Alergi merupakan salah satu faktor penting berkembangnya asma. Sedangkan, atopi merupakan cikal bakal penyakit yang disebabkan oleh aleri atau realsi imunologis (respons kekebalan tubuh).

Beberapa yang sering dijumpai, di antaranya rhintis (perangsangan pada selaput lendir hidung), sinusitis, urticaria (biduran atau ruam), alergi terhadap cuaca, makanan atau zat tertentu dll. Perlu ditelusuri adanya riwayat penyakit-penyakit itu pada keluarga Anda.

3. Faktor non alergi meliputi infeksi virus, bakteri, zat-zat penyebab iritasi dan polusi.

Meskipun faktor genetik sangat penting, namun pemicu asma sangat dipengaruhi oleh lingkungan. Untuk itu, bagi anak yang belum terjangkir asma, perlu dilakukan pencegahan. Di antaranya, dengan memberi ASI eksklusif, menghindari makanan yang tingkat alerginitisnya (penyebab alergi) tinggi dan hindari dari asap rokok.

Pencegahan asma pada anak balita, antara lain :

  1. Hindari minuman bersoda, minuman dingin, kacang-kacangan dan gorengan
  2. Hindari debu jalanan, debu selimut dan tempat tidur, serta kasur kapuk.
  3. Jagalah kebersihan seluruh perabot rumah tangga. Misalna mengepel lanatai secara rutin setiap hari, mencuci karpet dan gorden 2 minggu sekali, mengelap meja, lemari, kaca, mainan anak dsb.
  4. Jauhi udara yang tercemar maupun udara dan air yang dingin
  5. Hindari zat-zat yang membuat iritasi seperti obat nyamuk semprot, obat nyamuk bakar, asap rokok, hair spray, minyak wangi, dan bau bahan kimia yang tajam.
  6. Hindari aktivitas fisik yang berat dan melelahkan
  7. Konsultasikan secara rutin kondisi asma anak kepada dokter. Sediakan selalu obat-obatan yang mampu mengatsi serangan asma.

Untuk penyakit asma pada anak balita yang sudah didiagnosis mengalami penyakit ini, maka hal yang harus And alakukan adalah memberikan perawatan yang maksimal kepada mereka. Walaupun penyakit ini memang belum bisa disembuhkan, namun penyakit asma ini masih bisa dikontrol dengan baik. Pengontrolan asma pada anak balita dengan baik bisa membuat penyakit asma jarang untuk kambuh. Anda harus memperhatikan gejala asma pada anak. Gejala-gejala ini biasanya bergantung dari usia anak Anda. Beberapa gejala asma pada anak adalah :

  1. Timbul bunyi mengi pada saat anak sedang bernafas
  2. Batuk-batuk yang disertai dengan sulitnya bernapas
  3. Dada anak akan terasa sesak
  4. Batuk yang terjadi dalam waktu panjang yang diakibatkan karena demam, pilek atau flu dan juga jenis penyakit yang sejenisnya di malam hari
  5. Dan merasakan tidak enak badan
  6. Anak akan lebih sering mengalami pilek namun lama untuk sembuh.

Asma pada anak balita biasanya mempuyai sistem kekebalan tubuh yang terlalu sensitif yang bisa membuat saluran napas mereka mudah mengalami pembengkakan dan juga peradangan saat sedang terkena asap atau juga alergen. Dan kadang, gejala asma yang terjadi namun tidak ada pemicu yang jelas. Disaat sedang mengalami asma pada anak, maka otot saluran napas bisa mengerut, dan lapisan dari saluran napas akan membengkak, dan membuat lendir menjadi lebih tebal dan memenuhi bagian saluran bronchial yang pada akhirnya menyebabkan asma menjadi kambuh.

Penyebab asma pada anak balita hampir sama dengan orang dewasa yakni adalah pembengkakan saluran napas yang sudah dijelaskan. Pembengkakan ini pada akhirnya membuat saluran napas menjadi sensitif dan akan menimbulka suatu gejala seperti batuk ringan dan juga napas yang sengau sampai menimbulkan gejala serius pada pernapasan.

Namun, harus Anda ketahui bahwa asma pada anak balita masih bisa diatasi walaupun memang diketahui hingga saat ini asma masih belum bisa disembuhkan. Namun dengan menjaga gejala asma agar tetap terkontrol dengan baik dan bisa membuat suatu perencanaan yang tertulis, mengamati, dan melakukan kunjungan yang rutin pada dokter dan membuat suatu perubahan pada sistem pengobatan yang dibutuhkan. Termasuk adalah pengobatan alternatif atau juga tradisional.

Asma Pada Anak Balita

Posted in Asma Pada Anak | Tagged , , , , , , | Leave a comment

Asma Pada Anak Kecil

Asma merupakan suatu kondisi yang sangat kompleks dan membuat pusing penderita, orangtua, maupun petugas kesehatan. Serangan asma bisa terjadi sewaktu-waktu dan pada tingkat umur tidak bisa diperkirakan. Anak penderita asma mengalami gangguan aliran udara pernapasan kecil yang dilalui udara masuk dan keluar dari paru. Saluran yang dilalui udara masuk dan keluar paru. Saluran yang dilalui udara pernapasan selalu merah dan terserang peradangan.Saluran napas sangat peka dan terangsang bila anak terkena flu atau terserang virus lain dan saluran napas kntak dengan zat-zat yang merangsang timbulnya serangan asma.

Asma merupakan penyakit kronis yang sering ditemukan pada anak usia sekolah. Hingga penyakit asma sering menyebabkan anak bolos sekolah dan sering merupakan indikasi untuk masuk perawatan rumah sakit.

Penyakit asma tidak hanya mempengaruhi hidup keseharian anak tetapi juga berpengaruh pada setiap anggota keluarga. Dan buruknya, orangtua banyak mempercayai isu dan gosip yang berkembang mengenai asma di masyarakat. Penyakit asma pada anak perlu dipertimbangkan kehidupan kesehariannya.

Pada asma saluran napas sangat peka menjadi sembab sehingga pernapasan menjadi sulit. Tidak ada obat yang tepat buat penyakit asma, tetapi asma bisa dikendalikan hingga anak yang menderita asma bisa hidup bersama mengikuti keseharian rekan sebayanya.

Posted in Asma Pada Anak | Tagged , , , , , , , | Leave a comment

Gejala Asma Pada Anak Kecil

Gejala Asma Pada Anak Kecil  – Asma umumnya terjadi pada anak dengan kisaran usia 5-14 tahun. Di Amerika Serikat telah meningkat 72% dalam kurun waktu empat belas tahun. Pada tahun 2001, sekitar 74, % atau leibih dari satu di antara lima belas golongan anak tersebut menderita asma.

Asma Pada Anak Kecil

Asma Pada Anak Kecil

Meningkatnya angka penderita asma ini adalah salah satu misteri terbesar dalam bidang kesehatan dan kedoteran modern. Salah satu penyebab yang pasti tentu karena kedokteran kini lebih tepat dalam mendiagnosa asma. Di masa lalu, banyak kasus asma yang salah didiagnosa sebagai flu, infeksi sinus, alergi dsb.

Tanda atau gejala asma pada anak kecil umumnya adalah :

  1. Batuk dan bunyi mendesing (wheezing) waktu bernapas ataupun sedang tidak menghirup atau mengeluarkan udara pernapasan.
  2. Dada seperti tertekan atau terikat tidak bebas bergerak. Kalaupun dinding dada bergerak ikut pernapasan, napas seperti pendek.
  3. Dinding saluran napas mengeluarkan lendir yang kental.
  4. Karena pernapasan pendek, sulit udara masuk dan keluar melalui saluran pernapasan.
  5. Keadaan demikian menimbulkan anak sulit bernapas dan timbul bunyi mendesing sewaktu bernapas.
  6. Pada sebagian anak, asma bunyi terdengar sewaktu-waktu, terutama pada malam hari sewaktu anak tidur atau setelah latihan fisik di pagi hari.
  7. Pada sebagian anak bunyi napas mendesing mungkin bisa timbul sepanjang hari.

Orang tua biasanya hanya mengenal asma dari :

  • Batuk-batuk
  • Napas berbunyi mendesing
  • Anak sesak dan bernapas pendek atau kombinasi dari ketiganya.

Publikasi lain mengutarakan orang tua mencurigai anaknya menderita asma bila :

  1. Terdengar bising atau tarikan napas anak tidak bebas, pada kondisi tertentu.
  2. Anak batuk-batuk setiap latihan fisik
  3. Pada malam hari anak sering batuk-batuk
  4. Anak penderita bronkitis atau penumonia berulang kali

Malahan banyak orang tua yang mengenal gejala asma pada anak kecil dari napas mendesing. Hingga mereka tidak memperhatikan gejala lain, sehingga sering dikacaukan dengan gejala influenza. Dada anak seperti terbendung. Dokter juga bisa salah diagnosis, dikacaukan dengan gejala penyakit bronkitis (infeksi jaringan paru).

Penyakit asma merupakan suatu peradangan yang terjadi dengan kronis pada saluran pernapasan kecil yang ada di dalam paru-paru. Biasanya untuk menegakkan diagnosis dari gejala asma pada anak kecil maka dokter akan mengidentifikasi melalui gejala yang muncul dan setelah itu dokter akan mempertimbangkan riwayat penyakit keluarga Anda yang mengalami penyakit asma. Gejala asma pada anak kecil yang mengalami asma bisa dilakukan pendeteksian pada usia dibawah bayi dibawah tiga tahun. Dan ditandai dengan adanya sesak nafas yang setidaknya empat kali namun tidak akan mengalami demam, yang selanjutnya mempunyai alergi pada susu, telur, debu, serbuk sari dan juga bulu binatang. Pada keadaan tertentu, penyakit asma pada anak bisa juga ditandai dengan eksim dan hal ini bisa dipengaruhi dari faktor keturunan atau juga faktor genetik sehingga jika riwayat keluaga Anda mengalami suatu asma pada anak kecil yang kemungkinan mengalami resiko lebih tinggi.

Terdapat faktor resiko yang bisa membuat penyakit asma pada anak kecil menjadi semakin meningkat adalah :

  1. Anak yang tinggal bersama dengan anggota keluarga yang mengalami asma atau tinggal dalam lingkungan dengan asap rokok. Hal inin bisa menimbulkan peluang 4 kali elbih besar dan bisa membuat keadaan asma pada anak kecil menjadi semakin parah.
  2. Jika ibu dari anak merupakan seorang perokok aktif dan selama masa kehamilan mereka selalu merokok
  3. Anak terlahir prematur
  4. Diantara kedua orangtua mengalami masalah asma, alergi, atau juga eksim. Hal ini akan membuka peluang lebih besar anak mengalami asma.
  5. Anak mempunyai keadaan alergi dan eksim, serta reaksi pada alergi makanan.
  6. Anak yang tinggal dalam lingkungan yang penuh dengan jamur dan lembab.

Penyakit asma pada anak kecil merupakan suatu keadaan yang jangka panjan dan memerlukan perawatan yang khusus. Hal ini dilakukan mengingat bahwa asma merupakan salah satu jenis penyakit yang bisa kambuh, dan tidak diduda sebelumnya. Paling penting adalah orangtua perlu mengetahui bagaimana cara untuk membuat keadaan gejala asma berkurang dan juga akan memberikan suatu pencegahan agar penyakit asma pada aank kecil tidak akan berkembang menjadi lebih serius.

Cara pencegahan penyakit asma pada anak kecil adalah

  1. Untuk anak yang masih mendapatkan makanan pendamping ASI, maka bisa diberikan makanan berupa buah dan juga sayuran yang kaya akan kandungan vitamin C.
  2. Pastikan bahwa anak And atidak mempunyai intoleran pada laktosa yang bisa membuat produksi dari lendir yang berlebihan dan bisa mengakibatkan terjadinya penyumbatan.
  3. Jauhkanlah bahan kimia dan juga deterjen dari jangkauan bayi karena bisa membuat saluran udara pada bayi akan mengalami iritasi.

Asma Pada Anak Kecil

Posted in Asma Pada Anak | Tagged , , , , , | Leave a comment