Gejala Asma Pada Anak Kecil

Gejala Asma Pada Anak Kecil  – Asma umumnya terjadi pada anak dengan kisaran usia 5-14 tahun. Di Amerika Serikat telah meningkat 72% dalam kurun waktu empat belas tahun. Pada tahun 2001, sekitar 74, % atau leibih dari satu di antara lima belas golongan anak tersebut menderita asma.

Asma Pada Anak Kecil

Asma Pada Anak Kecil

Meningkatnya angka penderita asma ini adalah salah satu misteri terbesar dalam bidang kesehatan dan kedoteran modern. Salah satu penyebab yang pasti tentu karena kedokteran kini lebih tepat dalam mendiagnosa asma. Di masa lalu, banyak kasus asma yang salah didiagnosa sebagai flu, infeksi sinus, alergi dsb.

Tanda atau gejala asma pada anak kecil umumnya adalah :

  1. Batuk dan bunyi mendesing (wheezing) waktu bernapas ataupun sedang tidak menghirup atau mengeluarkan udara pernapasan.
  2. Dada seperti tertekan atau terikat tidak bebas bergerak. Kalaupun dinding dada bergerak ikut pernapasan, napas seperti pendek.
  3. Dinding saluran napas mengeluarkan lendir yang kental.
  4. Karena pernapasan pendek, sulit udara masuk dan keluar melalui saluran pernapasan.
  5. Keadaan demikian menimbulkan anak sulit bernapas dan timbul bunyi mendesing sewaktu bernapas.
  6. Pada sebagian anak, asma bunyi terdengar sewaktu-waktu, terutama pada malam hari sewaktu anak tidur atau setelah latihan fisik di pagi hari.
  7. Pada sebagian anak bunyi napas mendesing mungkin bisa timbul sepanjang hari.

Orang tua biasanya hanya mengenal asma dari :

  • Batuk-batuk
  • Napas berbunyi mendesing
  • Anak sesak dan bernapas pendek atau kombinasi dari ketiganya.

Publikasi lain mengutarakan orang tua mencurigai anaknya menderita asma bila :

  1. Terdengar bising atau tarikan napas anak tidak bebas, pada kondisi tertentu.
  2. Anak batuk-batuk setiap latihan fisik
  3. Pada malam hari anak sering batuk-batuk
  4. Anak penderita bronkitis atau penumonia berulang kali

Malahan banyak orang tua yang mengenal gejala asma pada anak kecil dari napas mendesing. Hingga mereka tidak memperhatikan gejala lain, sehingga sering dikacaukan dengan gejala influenza. Dada anak seperti terbendung. Dokter juga bisa salah diagnosis, dikacaukan dengan gejala penyakit bronkitis (infeksi jaringan paru).

Penyakit asma merupakan suatu peradangan yang terjadi dengan kronis pada saluran pernapasan kecil yang ada di dalam paru-paru. Biasanya untuk menegakkan diagnosis dari gejala asma pada anak kecil maka dokter akan mengidentifikasi melalui gejala yang muncul dan setelah itu dokter akan mempertimbangkan riwayat penyakit keluarga Anda yang mengalami penyakit asma. Gejala asma pada anak kecil yang mengalami asma bisa dilakukan pendeteksian pada usia dibawah bayi dibawah tiga tahun. Dan ditandai dengan adanya sesak nafas yang setidaknya empat kali namun tidak akan mengalami demam, yang selanjutnya mempunyai alergi pada susu, telur, debu, serbuk sari dan juga bulu binatang. Pada keadaan tertentu, penyakit asma pada anak bisa juga ditandai dengan eksim dan hal ini bisa dipengaruhi dari faktor keturunan atau juga faktor genetik sehingga jika riwayat keluaga Anda mengalami suatu asma pada anak kecil yang kemungkinan mengalami resiko lebih tinggi.

Terdapat faktor resiko yang bisa membuat penyakit asma pada anak kecil menjadi semakin meningkat adalah :

  1. Anak yang tinggal bersama dengan anggota keluarga yang mengalami asma atau tinggal dalam lingkungan dengan asap rokok. Hal inin bisa menimbulkan peluang 4 kali elbih besar dan bisa membuat keadaan asma pada anak kecil menjadi semakin parah.
  2. Jika ibu dari anak merupakan seorang perokok aktif dan selama masa kehamilan mereka selalu merokok
  3. Anak terlahir prematur
  4. Diantara kedua orangtua mengalami masalah asma, alergi, atau juga eksim. Hal ini akan membuka peluang lebih besar anak mengalami asma.
  5. Anak mempunyai keadaan alergi dan eksim, serta reaksi pada alergi makanan.
  6. Anak yang tinggal dalam lingkungan yang penuh dengan jamur dan lembab.

Penyakit asma pada anak kecil merupakan suatu keadaan yang jangka panjan dan memerlukan perawatan yang khusus. Hal ini dilakukan mengingat bahwa asma merupakan salah satu jenis penyakit yang bisa kambuh, dan tidak diduda sebelumnya. Paling penting adalah orangtua perlu mengetahui bagaimana cara untuk membuat keadaan gejala asma berkurang dan juga akan memberikan suatu pencegahan agar penyakit asma pada aank kecil tidak akan berkembang menjadi lebih serius.

Cara pencegahan penyakit asma pada anak kecil adalah

  1. Untuk anak yang masih mendapatkan makanan pendamping ASI, maka bisa diberikan makanan berupa buah dan juga sayuran yang kaya akan kandungan vitamin C.
  2. Pastikan bahwa anak And atidak mempunyai intoleran pada laktosa yang bisa membuat produksi dari lendir yang berlebihan dan bisa mengakibatkan terjadinya penyumbatan.
  3. Jauhkanlah bahan kimia dan juga deterjen dari jangkauan bayi karena bisa membuat saluran udara pada bayi akan mengalami iritasi.

Asma Pada Anak Kecil


=====================================

>>> Kapsul Herbal Asma Untuk Mengobati Penyakit Asma dan Gejalanya, Klik Detail Disini!
=====================================


This entry was posted in Asma Pada Anak and tagged , , , , , . Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>